Kamis, 27 April 2017

Warung Koffie Batavia

Hai..hai...(sapu-sapu debu blog)

mencari aktivitas long weekend kemarin agak galau karena gak mau ambil kesibukan dalam beberapa minggu kedepan, tapi tawaran dari kk Nyung buat ke Warung Koffie Batavia sungguh menarik karena tempatnya pun di Phinisi Point Mall (Pipo Mall) salah satu Mall terbaru di Makassar.
yasudah, setelah menjalani rutinitas sabtu akhirnya minta Pakciwa buat antar ke Pippo, ntar pulangnya sudah ijin mau naik busway berdua dengan Zha.

tak sulit menemukan Warung Koffie Batavia ini karena begitu masuk di pintu utama Pipo Mall maka letaknya ada di sebelah kanan pas masuk ke area mall, malah yang susah nyari mushollahnya hehehehe...

Pertama saya fokus ke tulisan berbahasa Belandanya yang langsung mengingatkan saya ke Kitab burgerlijk wetboek maklum anak perdata De Brenderij Van Kwaliteitskoffie yang ternyata artinya pembuat kopi berkualitas karena Warung Koffie Batavia menjadikan kopi sebagai menu andalannya. Belum lagi cemilan Belanda seperti Poffertjes sungguh menggoda rasanya enak dan saya langsung ingat nenek saya yang sepertinya suka membuat kue seperti ini.

Warung Koffie Batavia ini ternyata perubahn dari nama Koffie Warung Tinggi, karena begitu sya mencari-cari menu Warung Koffie Batavia sehari sebelumnya saya menemukan nama Koffie Warung Tinggi yang design interiornya persis sama. Nuansa Belanda dihadirkan dengan banyaknya elemen kayu di resto yang ke-8 hadir di Indonesia sebelum 7 kota lainnya.


Siang itu saya diperkenannya Mba Sara mencicipi menu yang mereka sediakan, dan saya sudah mantap untuk memesan Nasi Goreng Kambing, karena berdasarkan review yang ada menu ini enak dan menjadi Favorit ★ menu untuk dinikmati disini. Dan ternyata memang betul-betul enak, rasa gulai kambing dan cita rasa pedasnya sungguh membuat piring dihadapan saya bersih tak tersisa.
Zha memang betul,Zha berkata sebelum saya makan disaat saya bermaksud untuk foto menu Nasi Goreng Kambing tersebut "nda usah foto, nanti kalau sudah habis baru foto karena Bunda pasti habiskan bersih" hahahahaha

Mba Sara

Nasi Goreng Kambing
Karena mengusung nama Warung Koffie tentunya disini banyak pilihan menu kopi, ada Kopi Tubruk (ini juga menu ★, Kopi Peranakan dan berbagai pilihan menu minuman lainnya juga ada, dan saya memilih Iced Chocolated yang rasanya pas dan sungguh nikmat.

Kopi Tubruk Foto by Winarnik








Ah senangnya ada lagi resto baru di Makassar,bisa ada pilihan lain lagi nih untuk spend a time.


Selasa, 25 April 2017

Weekend sehat : Yoga Festival

Kali ini seruuu hahahahaha saya ketawa duluan ya, kenapa?

Pertama, ternyata Pakciwa salah lokasi menurunkan kami, di undangan kan tulisannya bahwa acaranya ada Anjungan Pantai Losari ternyata acaranya ada di bagian City Of Makassar, bersebelahan sih tapi tetep aja salah, wong di Anjungan Pantai Losari sunyi2 aja, sampe Zha sudah rewel dan takut Bundanya ini salah jam.

Kedua, sampai di tempat registrasi eh malah lupa tanya ke Kak Muche tadi daftarnya lewat siapa dan sudah panik lagi karena Zha rewel takut kehabisan tiket. 😂😂😂😂😂😂

Tapi semua aman terkendali dan akhirnya bertemu Shika di lokasi dan kami pun segera mengambil posisi untuk Yoga, yang mana acara yoganya baru dimulai jam 5 Sore menjelang Sunset, padahal kiranya jam 3 berdasarkan undangan, makanya Zha yang panik 😜.



Yoga Festival ini diselenggarakan oleh Health Bauty dengan sponsor by Softex Daun Sirih, dengan Instruktur Fanny Weyland yang mana saat yoga rasanya adem, dengan banyaknya sugesti yang mba Fanny keluarkan dan option-option yang Mba Fanny berikan jika kita adalah Yoga level pemula seperti saya ini, angkat badan sendiri aja susahnya minta ampun, sampe Zha ketawa aja gitu liatin Bundanya gaya lumba-lumba kelelep air 😂. After yoga saya sudah wanti-wanti nih di fikiran saya kalau badan saya bakalan sakit-sakit tapi pas sesi akhir yoga Mba Fanny ada sesi tengkurap gitu dan disuruh rilex, ajaib! langsung fresh seketika. 😍💓



sesi akhir yang buat relax

Ada 2 sesi Yoga, Pertama Sunset Yoga dan after magrib ada Yoga Glow In The Dark namun saya sudah terasa gerah badmood saat Yoga Glow In Darknya karena tatapan sinis si mas-mas yang membagikan stick glow-nya, saat tangan saya mengambil stick-nya mas-masnya menghalau tangan saya tak memperkenankan saya mengambil karena sudah pada rebutan, katanya dibagi berdasarkan yang duduk rapi manis diatas matrasnya tapi mas-masnya gak kunjung ke tempat saya, makanya saya maju karena kalau tidak kebagian saya juga bakalan gak tenang, karena Shika sudah daftar juga dan bisa kecewa, Zha bakal rewel karena mau punya stick jugaaa. Berhasil dapat sih tapi ya gitu deh, wahai mas-mas tatapanmu menghilangkan senyumanku 😑.

ya sudah akhirnya kami memutuskan untuk segera saja pulang after magrib karena ingin berburu busway buat pulang, lagian kami sudah puas banget saat sesi pertama oleh mba Fanny Weyland 😍. Terima kasih Health Beuty acaranya keren! makasih juga ya Kak Muche atas undangannya 😘.

namaste

di busway 😍




Rabu, 29 Maret 2017

Perpus Kemendikbud Senayan

Mata saya terus tertuju pada sisi bagian lain di Kemendikbud ini, saya segera berlirih harus sempatkan kesana, tempatnya luas, bersih dan nyaman sekali.

Ini perpustakaan umum namun ada juga bagian kecil perpustakaan untuk anak, yang disebut ruang koleksi anak. ah jadi pengen bawa Zha kesini!






mini theatre

Ruang Audio Visual



Ruang diskusi kalau mau pake ijin dulu

tempatnya super nyaman, dilarang tidur! haha
Ruang Koleksi Anak
Ruang Perpustakaan ini bisa menjadi alternative lain untuk membawa anak jalan diwaktu weekend (sabtu) selain ke mall nih, banyak banget loh permainan edukatif yang merika simpan disini.

Pilih bukumu dan bacalah disini, bisa juga nyambi kerja tugas nyaman sekali, tapi yang saya lihat agak susuahnya akses parkir di gedung kemendikbud ini, kalau mau pilihan lain lain kalian bisa parkir di fx Sudirman yang kalau menurut saya lumayan lah buat bakar kalori dulu :D

Waktu Operasional
Senin-Jum'at 09.00 - 17.00 WIB
Sabtu 09.00 - 14.00 WIB
(TERBUKA UNTUK UMUM)


Perpustakaan  Kemendikbud
Alamat :
Gedung A 1 lantai 1 & Mezzanine.
Jalan Jenderal Sudirman, Senayan. Jakarta Pusat.
Tlp. 021-5707870

Senin, 20 Maret 2017

Ayam Goreng Sulawesi

Salah satu rumah makan Favorit Zhafirah adalah Rumah Makan Ayam Goreng Sulawesi, di Makassar banyak banget rumah makan ber-tagline RM.Ayam Goreng Sulawesi, tapi yang kami tau hanya satu dan ada 2 cabang yakni di jalan patimura dan jalan sultan hasanuddin, namun kalau ditanya saya lebih suka makan di jalan sultan hasanuddin soalnya saya merasa nyaman makanan disana dan tentunya dekat dengan Glael dan Baji Pamai.

Menu andalan sudah pasti ayam gorengnya, dicocol dengan sambal berwarna coklat khas rumah makan ini nikmat sekali.
Ditambah lagi pesanan sup lidah yang menjadi kesukaan Zhafirah,tiap kesini pesanan kami hanya itu-itu saja tak pernah bosan.




Ini take away saat acara dirumah kak inda teman saya dan rasanya tetap sama.
Ayam Goreng Sulawesi




Oiya saya punya cerita dan pengalaman makan di Rumah makan ini, saat itu saya masih SMA, saya, adek saya dan Ummi (nenek saya) menjatuhkan pilihan untuk makan siang disini, mama memilih makan coto di depan rumah makan ini, saat masuk kami sama sekali tak tau menu apa yang akan kami pesan,tapi karena judulnya ayam goreng ya kami pesanlah ayam goreng, lalu memesan sate dan mbanya langsung tanya "mau berapa tusuk?" Dan kami bingung, saat itu juga belum ada harga di daftar menunya,saya takut salah pesan dan kemahalan bisa-bisa Ummi tidak akan mau mengajak kami makan diluar, akhirnya saya pesan beberapa tusuk saja persisnya saya lupa.

Begitu pesanan kami muncul betapa terkejutnya kami akan penampakan ayamnya,yang mana ayam goreng kurus kering dengan daging yang sedikit, dengan spontan nenek saya berujar "anak jangang" yang artinya anak ayam. Dan kami langsung tertawa bersama. Begitu juga penampakan satenya yg dagingnya mini-mini. Ah jahat!
Komen nenek saya katanya biar ayamnya ayam kampung kalau anak ayam ya pasti kecil coba ayamnya yg besar yang dipotong pasti dagingnya juga tebal. Ahahahaha.....ini kenangan tak terlupakan pokoke!

Kejutan kedua ada lagi,saat ummi membayar pesanan kami dan kami rasa mahal, dengan mengeluarkan ratusan ribu kala itu. Kami kembali tertawa dan kini kalau diulang lagi ceritanya kami masih juga tertawa! :D

Namun...
Lain waktu saya mau mengajak Ummi kesini lagi dengan embel-embel kalau saya yang traktir, soalnya ummi sudah tidak mau kesana lagi karena si "anak jangang" katanya hahahahahahahahah jadi menurut ummi harganya mahal.
Karena rasanya memang sangat enak dan kini ukuran dan ketebalan ayamnya sudah tak seperti dicerita kenangan saya itu, sekarang potongannya sudah besar dan dagingnya tebal. Karena itu sekarang saya sering makan disini bersama pakciwa dan Zhafirah.

Hujan dan Berlari

Hujan mengikuti Februari,dan mungkin akan terus hingga akhir Maret ini, karena kata Mama Hujan Maret itu disebut hujan mare' hujannya orang Maros begitu katanya yang biasa menjadi penutup di Musim Penghujan ini.

Sejak kecil saya selalu ingin bermain hujan namun saya suka malas kalau basah dan kotor, apa-apaan ini? ya begitulah saya. Pernah suatu keika saya dan adikku ingin bermain hujan, oleh om saya (adik mama saya) sampai mengecek dulu berapa derajat suhu di luar sana dan ini sudah hujan hari keberapa demi kebersihan dan kesehatan kata om saya itu. ya begitulah kami. Sekarang kalau saya flash back kesana kadang berfikir om saya itu agak "aneh" dan kadang juga berfikir bahwa beliau sungguh cerdas ya, karena betul juga sih mesti cek hujan keberapa karena jika hujan pertama kali dimana kemarin itu tidak hujan maka pasti banyak debu-debu diluar sana yang menguap karena dibasahi air hujan, nah kalau hujannya sudah hari ke-2 atau seterusnya pasti diluar sana sudah lumayan bersih sisa mengecek suhu udara saja saat itu berapa biar gak kedinginan, kecepatan angin berapa. Betapa perhitungannya om saya ya, bukankah begitu?

Baiklah, ingatan selanjutnya saat memasuki kelas 5 atau 6 SD, kalau musim hujan, sepulang sekolah saya sudah bersiap-siap membuka sepatu demi melindungi sepatu saya, dan mempersiapkan berlari sekencang-kencangnya demi terhindar dari air hujan, tapi pernah saya mendengar entah dari siapa kalau jangan berlari saat hujan datang karena hujan akan memburumu dan bertambah deras. hahahaha benar gak sih?

Dan, hal ini berulang lagi kemarin, sepulang kantor dijemput oleh Pakciwa kami menaiki motor diantara mendungnya cuaca sore itu, sampai di belokan lorong rumah tiba-tiba hujan mulai turun dengan kecepatannya yang terendah, tiba-tiba anak-anak kecil di lorong berlarian menghindari hujan dan begitu mereka lari maka hujan turun semakin deras, kami pun tertawa mendengar mereka sembari pakciwa bergumam "anak-anak sih pada lari makanya hujannya makin deras!" (hahahahaha) 
Tapi bagi anak-anak ini cukup menyenangkan dan membahagiakan serta membuat cerita sendiri dalam hidup mereka tentang hujan seperti saya saat ini.

Kalau saya sih dewasa ini kalau kena hujan pas di motor atau jalan kaki tanpa payung ya pasrah jalan aja, selain nyali buat lari sudah ciut, energi juga habis (kecuali disisipin niat olahraga ya boleh sih) dan malah mikir makanan setelahnya karena kedinginan :D, yasudah saya milih untuk jalan cepat saja karena sama-sama basah pun akhirnya. 

Benar tidaknya bila kita berlari menghindari hujan kita akan diburu hujan, Mitos atau Fakta ya?

Minggu, 19 Maret 2017

Gathering Danone



7 Maret kemarin merupakan rangkaian media gathering Danone ke-6 di Indonesia,


Bapak Arif sebagai Communication Director menjelaskan bahwa Danone adalah perusahaan multiinternasional yang memproduksi berbagai jenis makanan dan minuman yang beroperasi di 150 negara dan berpusat di Paris.
Pak Arief


Di Indonesia DANONE meneruskan misinya untuk memberikan kesehatan melalui makanan dan minuman kepada sebanyak mungkin orang, DANONE berkomitmen untuk terus memberikan kesehatan melaui produknya.

DANONE di Indonesia terdiri dari 3 kategori  utama :
  • Air (AQUA, VIT, Mizone & Levite)
  • Nutrisi Awal Kehidupan
  • Nutrisi Medis
Terdapat 24 pabrik dan 15 depot yang tersebar di seluruh Indonesia dengan 15.000 karyawannya, dan khusu karyawan wanita sangat di peerhatikan oleh pihak DANONE, bayangkan aja mereka punya ruang menyusui dan juga ada ruang penitipan anak yang bisa digunakan ketika musim mudik tiba.

Bu Shinta

Komitmen ganda DANONE dipaparkan oleh Ibu Santhi Tarigan, selaku Senior External Communication Manager DANONE Indonesia yaitu sukses bisnis haruslah sejalan dengan perhatian lingkungan dan sosial diimplementasikan dalam berbagai insisiatif sosial dan lingkunga, progam ini dinamakan CSR DANONE berupa :

  • Menjaga kehidupan awal melalui program edukasi dan pengembangan komunitas DANONE di Indonesia mengimplementasikan berbagai program untuk kesehatan ibu dan anak.salah satunya ada PAUD 1000 Anak Bangsa, dimana DANONE merevitalisasi 21 PAUD yang tersebar di Jakarta dan Jawa Tengah.
  • Melindungi Daerah Aliran Sungai (DAS), meningkatkan kualitas kuantitas dan akses air. Salah satu konservasi : 250 lubang biopori dan sumur resapan, 19 Tamaan Kehati, serta 2juta pohon tertanam.
  • Mengurangi CO2, kemasan yang ramah lingkungan, dimana DANONE berhasil mengurangi CO2 sebanyak 22% sejak tahun 2008 dengan adanya salah satu programnya daur ulang kemasan dan penurunan rasio kemasan  sejak 2005.
  • Menciptakan dan meningkatkan lapangan pekerjaan, dimana sudah ada 2juta orang yang terimplikasi dari bisnis DANONE, mulai dari pemasok, distributor, toko dan kaki lima.
Ah senang rasanya pagi-pagi mendapat info baru yang benar-benar belum saya ketahui padahal kalau dikata saya selalu minum Aqua dan saya baru tau itu produk DANONE :D

ada AQUA (?)

photo by kak Alfu

Terima kasih ibu Ayu atas undangannya :)

Senin, 13 Maret 2017

Kedai Kopi Papa Ong

Kedai Kopi Papa Ong ini terletak di poros jalan rusa, saya aering kesini jika diundang rapat,menu yang ditawarkan ternyata variatif sekali dan andalan saya adalah kwetiau goreng,nyam!









Kedai ini berlantai 2 dan ada 3 ruang VIP,semuanya ruangannya nyaman sekali, dan juga ada musollah didalam VIP lantai 2,saya sering berfikir wah nyaman juga ngabuburit disini. Belum lagi jika ingin solat di mesjid depan kedai inipun ada mesjid besar kok. 

Kedai Papa Ong
Jalan Rusa 
Makassar