Senin, 20 Maret 2017

Ayam Goreng Sulawesi

Salah satu rumah makan Favorit Zhafirah adalah Rumah Makan Ayam Goreng Sulawesi, di Makassar banyak banget rumah makan ber-tagline RM.Ayam Goreng Sulawesi, tapi yang kami tau hanya satu dan ada 2 cabang yakni di jalan patimura dan jalan sultan hasanuddin, namun kalau ditanya saya lebih suka makan di jalan sultan hasanuddin soalnya saya merasa nyaman makanan disana dan tentunya dekat dengan Glael dan Baji Pamai.

Menu andalan sudah pasti ayam gorengnya, dicocol dengan sambal berwarna coklat khas rumah makan ini nikmat sekali.
Ditambah lagi pesanan sup lidah yang menjadi kesukaan Zhafirah,tiap kesini pesanan kami hanya itu-itu saja tak pernah bosan.




Ini take away saat acara dirumah kak inda teman saya dan rasanya tetap sama.
Ayam Goreng Sulawesi




Oiya saya punya cerita dan pengalaman makan di Rumah makan ini, saat itu saya masih SMA, saya, adek saya dan Ummi (nenek saya) menjatuhkan pilihan untuk makan siang disini, mama memilih makan coto di depan rumah makan ini, saat masuk kami sama sekali tak tau menu apa yang akan kami pesan,tapi karena judulnya ayam goreng ya kami pesanlah ayam goreng, lalu memesan sate dan mbanya langsung tanya "mau berapa tusuk?" Dan kami bingung, saat itu juga belum ada harga di daftar menunya,saya takut salah pesan dan kemahalan bisa-bisa Ummi tidak akan mau mengajak kami makan diluar, akhirnya saya pesan beberapa tusuk saja persisnya saya lupa.

Begitu pesanan kami muncul betapa terkejutnya kami akan penampakan ayamnya,yang mana ayam goreng kurus kering dengan daging yang sedikit, dengan spontan nenek saya berujar "anak jangang" yang artinya anak ayam. Dan kami langsung tertawa bersama. Begitu juga penampakan satenya yg dagingnya mini-mini. Ah jahat!
Komen nenek saya katanya biar ayamnya ayam kampung kalau anak ayam ya pasti kecil coba ayamnya yg besar yang dipotong pasti dagingnya juga tebal. Ahahahaha.....ini kenangan tak terlupakan pokoke!

Kejutan kedua ada lagi,saat ummi membayar pesanan kami dan kami rasa mahal, dengan mengeluarkan ratusan ribu kala itu. Kami kembali tertawa dan kini kalau diulang lagi ceritanya kami masih juga tertawa! :D

Namun...
Lain waktu saya mau mengajak Ummi kesini lagi dengan embel-embel kalau saya yang traktir, soalnya ummi sudah tidak mau kesana lagi karena si "anak jangang" katanya hahahahahahahahah jadi menurut ummi harganya mahal.
Karena rasanya memang sangat enak dan kini ukuran dan ketebalan ayamnya sudah tak seperti dicerita kenangan saya itu, sekarang potongannya sudah besar dan dagingnya tebal. Karena itu sekarang saya sering makan disini bersama pakciwa dan Zhafirah.

Hujan dan Berlari

Hujan mengikuti Februari,dan mungkin akan terus hingga akhir Maret ini, karena kata Mama Hujan Maret itu disebut hujan mare' hujannya orang Maros begitu katanya yang biasa menjadi penutup di Musim Penghujan ini.

Sejak kecil saya selalu ingin bermain hujan namun saya suka malas kalau basah dan kotor, apa-apaan ini? ya begitulah saya. Pernah suatu keika saya dan adikku ingin bermain hujan, oleh om saya (adik mama saya) sampai mengecek dulu berapa derajat suhu di luar sana dan ini sudah hujan hari keberapa demi kebersihan dan kesehatan kata om saya itu. ya begitulah kami. Sekarang kalau saya flash back kesana kadang berfikir om saya itu agak "aneh" dan kadang juga berfikir bahwa beliau sungguh cerdas ya, karena betul juga sih mesti cek hujan keberapa karena jika hujan pertama kali dimana kemarin itu tidak hujan maka pasti banyak debu-debu diluar sana yang menguap karena dibasahi air hujan, nah kalau hujannya sudah hari ke-2 atau seterusnya pasti diluar sana sudah lumayan bersih sisa mengecek suhu udara saja saat itu berapa biar gak kedinginan, kecepatan angin berapa. Betapa perhitungannya om saya ya, bukankah begitu?

Baiklah, ingatan selanjutnya saat memasuki kelas 5 atau 6 SD, kalau musim hujan, sepulang sekolah saya sudah bersiap-siap membuka sepatu demi melindungi sepatu saya, dan mempersiapkan berlari sekencang-kencangnya demi terhindar dari air hujan, tapi pernah saya mendengar entah dari siapa kalau jangan berlari saat hujan datang karena hujan akan memburumu dan bertambah deras. hahahaha benar gak sih?

Dan, hal ini berulang lagi kemarin, sepulang kantor dijemput oleh Pakciwa kami menaiki motor diantara mendungnya cuaca sore itu, sampai di belokan lorong rumah tiba-tiba hujan mulai turun dengan kecepatannya yang terendah, tiba-tiba anak-anak kecil di lorong berlarian menghindari hujan dan begitu mereka lari maka hujan turun semakin deras, kami pun tertawa mendengar mereka sembari pakciwa bergumam "anak-anak sih pada lari makanya hujannya makin deras!" (hahahahaha) 
Tapi bagi anak-anak ini cukup menyenangkan dan membahagiakan serta membuat cerita sendiri dalam hidup mereka tentang hujan seperti saya saat ini.

Kalau saya sih dewasa ini kalau kena hujan pas di motor atau jalan kaki tanpa payung ya pasrah jalan aja, selain nyali buat lari sudah ciut, energi juga habis (kecuali disisipin niat olahraga ya boleh sih) dan malah mikir makanan setelahnya karena kedinginan :D, yasudah saya milih untuk jalan cepat saja karena sama-sama basah pun akhirnya. 

Benar tidaknya bila kita berlari menghindari hujan kita akan diburu hujan, Mitos atau Fakta ya?

Minggu, 19 Maret 2017

Gathering Danone



7 Maret kemarin merupakan rangkaian media gathering Danone ke-6 di Indonesia,


Bapak Arif sebagai Communication Director menjelaskan bahwa Danone adalah perusahaan multiinternasional yang memproduksi berbagai jenis makanan dan minuman yang beroperasi di 150 negara dan berpusat di Paris.
Pak Arief


Di Indonesia DANONE meneruskan misinya untuk memberikan kesehatan melalui makanan dan minuman kepada sebanyak mungkin orang, DANONE berkomitmen untuk terus memberikan kesehatan melaui produknya.

DANONE di Indonesia terdiri dari 3 kategori  utama :
  • Air (AQUA, VIT, Mizone & Levite)
  • Nutrisi Awal Kehidupan
  • Nutrisi Medis
Terdapat 24 pabrik dan 15 depot yang tersebar di seluruh Indonesia dengan 15.000 karyawannya, dan khusu karyawan wanita sangat di peerhatikan oleh pihak DANONE, bayangkan aja mereka punya ruang menyusui dan juga ada ruang penitipan anak yang bisa digunakan ketika musim mudik tiba.

Bu Shinta

Komitmen ganda DANONE dipaparkan oleh Ibu Santhi Tarigan, selaku Senior External Communication Manager DANONE Indonesia yaitu sukses bisnis haruslah sejalan dengan perhatian lingkungan dan sosial diimplementasikan dalam berbagai insisiatif sosial dan lingkunga, progam ini dinamakan CSR DANONE berupa :

  • Menjaga kehidupan awal melalui program edukasi dan pengembangan komunitas DANONE di Indonesia mengimplementasikan berbagai program untuk kesehatan ibu dan anak.salah satunya ada PAUD 1000 Anak Bangsa, dimana DANONE merevitalisasi 21 PAUD yang tersebar di Jakarta dan Jawa Tengah.
  • Melindungi Daerah Aliran Sungai (DAS), meningkatkan kualitas kuantitas dan akses air. Salah satu konservasi : 250 lubang biopori dan sumur resapan, 19 Tamaan Kehati, serta 2juta pohon tertanam.
  • Mengurangi CO2, kemasan yang ramah lingkungan, dimana DANONE berhasil mengurangi CO2 sebanyak 22% sejak tahun 2008 dengan adanya salah satu programnya daur ulang kemasan dan penurunan rasio kemasan  sejak 2005.
  • Menciptakan dan meningkatkan lapangan pekerjaan, dimana sudah ada 2juta orang yang terimplikasi dari bisnis DANONE, mulai dari pemasok, distributor, toko dan kaki lima.
Ah senang rasanya pagi-pagi mendapat info baru yang benar-benar belum saya ketahui padahal kalau dikata saya selalu minum Aqua dan saya baru tau itu produk DANONE :D

ada AQUA (?)

photo by kak Alfu

Terima kasih ibu Ayu atas undangannya :)

Senin, 13 Maret 2017

Kedai Kopi Papa Ong

Kedai Kopi Papa Ong ini terletak di poros jalan rusa, saya aering kesini jika diundang rapat,menu yang ditawarkan ternyata variatif sekali dan andalan saya adalah kwetiau goreng,nyam!









Kedai ini berlantai 2 dan ada 3 ruang VIP,semuanya ruangannya nyaman sekali, dan juga ada musollah didalam VIP lantai 2,saya sering berfikir wah nyaman juga ngabuburit disini. Belum lagi jika ingin solat di mesjid depan kedai inipun ada mesjid besar kok. 

Kedai Papa Ong
Jalan Rusa 
Makassar

Zhafirah on Siluet







Weekend to Weekday



Weekend kemarin mumpung Zha libur makanya agak sok ngambil banyak undangan ini itu, mulai dari undangan kawinan maupun undangan dari teman-teman blogger.
Kita rilis dlu satu persatu deh..
Sabtu itu ada Seminar “Ayo Berwirausaha”, datang telat pas sesi I dimulai dan wow pematerinya anak2 muda yang cakep-cakep! Salah satunya ada Fauzan gani seorang CEO muda yang fans-nya banyak banget ciwi-ciwi muda hehehe. Di closing statement mereka mengungkapkan kalau mau berwirausaha itu harus terus mencoba jangan kebanyakan minder kalau gagal, kalau ada 10 percobaan mungkin ada 1 yang berhasil dan akan terus diperjuangkan, terus berusaha, percaya kemampuan diri sendiri, serta don’t follow your passion namun laksanakan sesegera mungkin.  Yang terakhir itu agak ekstrim menurut saya tapi kata kk Adriyan Hafizh, passion itu hobby yang harus di laksanakan sesegera mungkin jangan diendapkan terus di zona hobby tersebut.
Wah keren-keren inspirasi para narsum ini deh, big thanks ke Abu Tours yang sudah menyelenggarakan seminar ini!
Di istirahat makan siang siangkan agak lama tuh kan ya sesi berikutnya jadi sempetin dulu ke acara kawinan teman dan ngambil kue buat teman-teman kompakers.
Habis itu saya jalan-jalan lagi ke satu sama salah satu supermarket, yang barang-barangnya terkenal murah harganya. Supermarket ini luas ya ternyata nanti bakal saya review lebih lanjut nih .

Minggu itu hari leyeh-leyeh sedunia, tapi karena Ummi (nenek saya) agak sensi pas kemarin sempat singgah bentaran dirumahnya yang mana katanya “oh kamu nda kesini kalau saja itu perutmu tiba-tiba sakit,nda ada memang yang rindu sama saya, saya sendiri saja yang rindu” ya begitulah kira-kira kata-kata ummi yang mana hari minggu saya habiskan sampe sore di sana, malam ada jadwal kawinan lagi.

Nah ini nih puncaknya, demi apa saya sok-sok mengajukan diri menghadiri undangan di hari senin dan malam pulak! Saya nda ngeh dan terlanjur berjanji, maka janji harus ditepati. Berhubung hari senin badan saya sudah mulai remuk di sore harinya, sempat menimbang-nimbang, pergi gak yaaa. Tapi saya orangnya gak enakan dan gak enak sama diri sendiri kalau harus ingkar janji, takut gak dipercaya lagi sama orang, ah banyaklah pertimbangannya. Yaudah pas sampe dirumah setelah bersih-bersih badan sudah enakan dan akhirnya memutuskan untuk segera berangkat ke acara Gathering Suzuki dengan teman-teman Blogger Makassar. Acaranya bisa kalian liat di sini.


seperti biasa saya bawa pendamping ada Zha dan si fifi adek saya. Jadi masalah nih, berhubung si fifi ini suka nda pede kalau saya yang ngajakin katanya nanti teman-teman komen apa kalau dia ikut-ikut, jadilah saya bilang ya nda papa kan kamu nda perlu registrasi kalau soal makan nanti kalau semua yang diacara sudah makan nanti saya yang ambilkan makan buat kamu, hahahaha kejam ya saya.
Eh ternyata mereka berdua malah punya cerita sendiri katanya abis keliling di hotel tempat acara sampe bawa Zha ke connecting doornya buat ke Mall Panakkukang segala, yaudah ya nikmati saja perjalanan kita malam ini.
Gongnya yang selasa kemarin nih! sudah hari kerja, jamnya jam kerja, pagi-pagi pulak! Aduh delima nih saya, tapi karena selasa memang saya ada kelas dikampus saya sempat dipersimpangan dilema, antara kampus, kantor dan Gathering. Aish! Tau-taunya saya malah telat masuk kampus (banyak mau sih) eh drama belum berakhir disitu, anak kecil tiba-tiba telp, katanya ada teman yang ulang tahun dan minta dibelikan kado pagi itu juga,ya sudah pupuslah harapan saya berjuang masuk kuliah. Harus benar-benar memilih nih.
Beli kado berlanjut, Zha request minta dibelikan tempat makan dan botol minum yaudah capcus ke toko yg buka cepat dipagi hari, titip di pakciwa dan saya melanjutkan perjalanan naik pete-pete menuju karebosi untuk acara Gathering Danone. Sampe sana alhamdulillah acara belum mulai jadi tak mengecewakanlah untuk menjalani hari ini, berkahnya lagi karena cepat datang efeknya lebih fokus dan menang live twit, yippiw!

Maka nikmat Tuhan mu yang mana yang engkau dustakan? Secapek-capeknya weekend to weekday ini tapi saya merasa segar dan bersyukur. Alhamdulillah.

Kamis, 09 Maret 2017

Anniversary #2 Kompakers Makassar

Kompakers Makassar is turning 2 gaes...!
seneng banget gak sih? mana tau kalau di awal jumpa kami karena akun Uploadkompakan di Instagram terjalin hingga memasuki tahun ke-2.
Banyak cerita sudah saya tuliskan di sinidi sini, dan di sini

Berlatar belakang pekerjaan dan kepribadian yang berbeda-beda satu sama lain tapi karena suka fotonya sama akhirnya melakukan kopdar, dan terus kontakan via grup line.
Perjalanan panjang hingga di tahun ke-2 Kompakers Makassar sudah mengalami pasang surut, emosi yang up and down, datang dan pergi, rasanya kesemua itu sudah pernah ada.
Ada kalanya grup sunyi sepi karena kesibukan masing dan ada kalanya grup ramai dengan kecepatan chat 100km/detik *superlebaynih*.

Nah kita Bahas Anniversary yang ke-2 ini yuk, Tema yang terpilih adalah Sailor, setelah banyak pilihan tema dan tempat, akhirnya Tema Sailor ini dilaksanakan di sebuah cafe di jalan penghibur bernama The Level.
Teman-teman berkerja keras mengerjakan proyek ini, semua keahlian di aplikasikan dan terlaksanalah sebuah birthday party yang kecenya maksimal.





Salah satu rundown acara terdapat workshop food photography by Inart yang juga bulur dari Kompakers Makassar.
Inart a.k.a Bulur KM
oh iya saya menang salah satu lombanya loh, ahahaha nanti saya bakal cerita terpisah tentang ini deh.
Sebuah pesta kini tak lengkap tanpa dessert table (DT), DT party kali ini disulap oleh tangan adek ketje Wynda, love it!
wynda dengan karya DTnya

karena sebuah acara tak lengkap tanpa dresscode, maka ada juga pemilihan dress code terbaik, seru seru seru dan maksimal lah kakak-kakak ini.

Pemenang best dress code
Dan inilah kamiiii...Kompakers Makassar!


Photocredit by Kak Awie, Teh Reni dan ada juga dari saya kok :D


tim pengatar sayah :D